Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 05:52 WIB
Pupuk Subsidi Diselewengkan
Ingki Rinaldi | Selasa, 21 April 2009 | 21:10 WIB
|
Share:

KOMPAS/HENDRA SETYAWAN
Massa warga Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jatim, berunjuk rasa menuntut mundurnya Kades karena dugaan penggelapan pupuk.

JOMBANG, KOMPAS.com - Tidak kurang 13 ton pupuk bersubsidi yang terdiri atas 6,5 ton pupuk urea dan 6,5 ton pupuk NPK diketahui diselewengkan. Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Boby P. Tambunan, selasa (21/4) menyebutkan penyelewengan itu terjadi karena tersangka Z (44) diketahui membeli pupuk bersubsidi tersebut di Kabupaten Bojonegoro untuk dijual di wilayah Blitar.  

 

"Pupuk dan dua truk disita saat melintas di Jalan Laksda Adi Sucipto, Jombang," kata Boby. Ia menambahkan, untuk pupuk jenis urea diketahui produksi PKT dan pupuk jenis NPK produksi Petrokimia Gresik.

Boby menambahkan, pupuk bersubsidi itu diketahui diselewengkan berdasarkan hasil konsultasi dengan produsen pupuk dari PKT dan Petrokimia Gresik. Dari nomor registrasi diketahui bahwa pupuk itu bukan untuk dijual di Bojonegoro, katanya.