KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Pupuk Subsidi Diselewengkan
Laporan wartawan KOMPAS Ingki Rinaldi
Selasa, 21 April 2009 | 21:10 WIB
KOMPAS/HENDRA SETYAWAN
Massa warga Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jatim, berunjuk rasa menuntut mundurnya Kades karena dugaan penggelapan pupuk.

JOMBANG, KOMPAS.com - Tidak kurang 13 ton pupuk bersubsidi yang terdiri atas 6,5 ton pupuk urea dan 6,5 ton pupuk NPK diketahui diselewengkan. Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Boby P. Tambunan, selasa (21/4) menyebutkan penyelewengan itu terjadi karena tersangka Z (44) diketahui membeli pupuk bersubsidi tersebut di Kabupaten Bojonegoro untuk dijual di wilayah Blitar.  

 

"Pupuk dan dua truk disita saat melintas di Jalan Laksda Adi Sucipto, Jombang," kata Boby. Ia menambahkan, untuk pupuk jenis urea diketahui produksi PKT dan pupuk jenis NPK produksi Petrokimia Gresik.

Boby menambahkan, pupuk bersubsidi itu diketahui diselewengkan berdasarkan hasil konsultasi dengan produsen pupuk dari PKT dan Petrokimia Gresik. Dari nomor registrasi diketahui bahwa pupuk itu bukan untuk dijual di Bojonegoro, katanya.

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.