KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
KPU DIY Rencanakan Buat TPS di Kampus
Laporan wartawan KOMPAS Erwin Edhi Prasetyo
Selasa, 21 April 2009 | 20:59 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum Provinsi DI Yogyakarta merencanakan membuat tempat pemungutan suara (TPS) di beberapa kampus perguruan tinggi di DIY. Ini untuk mengantisipasi pemilih mahasiswa yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih sementara di daerah tempat indekos mahasiswa berada.

"Kita akan coba membuat TPS Kampus khusus bagi mahasiswa yang tidak terdaftar sebagai pemilih di wilayah tempat tinggalnya. Teknisnya seperti apa ya nanti dirancang lagi," ungkap Anggota KPU DIY Sapardiyono, Selasa (21/4) di Yogyakarta.

Rencana itu muncul atas usulan perwakilan mahasiswa saat pertemuan sosialisasi KPU DIY dengan badan eksekutif mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan di KPU DIY.

Dalam pertemuan itu, Syafarudin Ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menuturkan, jika KPU ingin mewadahi mahasiswa dan meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pemilih pilpres, KPU perlu memberikan kemudahan kepada mahasiswa, di antaranya membuat TPS-TPS khusus di berbagai perguruan tinggi di DIY, dan membuka posko pendaftaran di kampus dan asrama mahasiswa bekerja sama dengan pihak universitas dan pengelola kampus. Menurut Syafarudin, di UGM saja ada sekitar 29.500 mahasiswa dari luar DIY.

"Bisa berikan opsi mahasiswa mau memilih di kampus atau tidak," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Sapardiyono menuturkan, jika harus membuat TPS khusus di setiap kampus tidak dimungkinkan karena keterbatasan logistik TPS. Selain itu juga membutuhkan banyak tenaga KPPS tambahan sehingga akan memperbesar biaya operasional.

"Kami hanya punya 9 TPS cadangan jadi tidak bisa kalau semua harus dibuat TPS di setiap kampus. Kita hanya bisa memanfaatkan 9 TPS itu untuk TPS khusus di kampus," ucapnya.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.