Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 21:02 WIB
Tabulasi Akan Ditutup Tanpa Seremonial
Caroline Damanik | Senin, 20 April 2009 | 20:06 WIB
|
Share:

LIN
Situasi ruang Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2009 di Hotel Borobudur pada malam terakhir proses tabulasi, Senin (20/4). Pusat TNP akan ditutup pada pukul 22.00 tanpa seremonial.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses tabulasi nasional penghitungan suara Pemilu 2009 yang dipusatkan di Hotel Borobudur Jakarta akan ditutup hari ini, Senin (20/4), pada pukul 22.00 seperti biasanya.

Berbeda dengan momen pembukaannya yang ditandai dengan seremonial pembukaan yang dihadiri oleh hampir seluruh komisioner, tidak ada satu seremonial pun yang akan menandai penutupannya.

Direktur Operasional PT Laksmindo Bahtera Epi Rahayu mengatakan, penutupan Pusat Tabulasi Nasional Pemilu (TNP) 2009 akan berlangsung begitu saja. "Seperti biasa saja, jam 10," ujar Epi di sekretariat panitia di Hotel Borobudur, sebelum penutupan.

Laksmindo sebagai penyelenggara acara tidak menerima koordinasi apa pun dari KPU untuk menutup tabulasi ini dengan seremonial. Epi enggan berkomentar banyak karena, menurutnya, keputusan mengenai acara khusus penutupan merupakan kewenangan KPU. "No comment," ujarnya singkat.

Namun, Epi menegaskan bahwa tak ada perpanjangan penayangan tabulasi di Hotel Borobudur seperti kemungkinan yang dilontarkan oleh sejumlah pihak. Menurut Epi, kontrak berakhir hari ini dan seluruh peralatan akan dibongkar malam ini pula.

Epi juga mengaku tak tahu-menahu soal rencana kelanjutan penayangan tabulasi di Media Center KPU. Sementara itu, situasi Ruang Flores yang menjadi tempat tabulasi bertambah ramai menjelang malam.

Para jurnalis, caleg, dan utusan-utusan tampak memenuhi komputer-komputer yang disediakan di ruangan tersebut. Tampak pula puluhan polisi berjaga di dalam ruangan untuk melakukan pengamanan.