Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 08:38 WIB
KPU Tak Perpanjang Tabulasi Nasional di Hotel Borobudur
Maya Saputri | Minggu, 19 April 2009 | 14:17 WIB
|
Share:

LIN
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary meluncurkan Pusat Tabulasi Pemilu Nasional di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (10/4).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum berencana memperpanjang keberadaan Pusat Tabulasi Nasional di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat. Hal ini dikatakan anggota KPU Syamsul Bahri saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya, Minggu (19/4).

"Masih akan tetap berlangsung Tabulasi Nasional hingga besok dan belum ada rencana perpanjang," katanya.

Dijelaskan Syamsul, dalam rapat Pokja kemarin, Sabtu (19/4), tak ada pembahasan mengenai perpanjangan Pusat Tabulasi Nasional yang hingga saat ini masih berlangsung.

Pusat Tabulasi Nasional ini akan berakhir digunakan pada Senin (20/4) sesuai jadwal, tetapi hingga sekarang data suara yang masuk ke Pusat Tabulasi Nasional belum mencapai 10 persen dari total 171 juta DPT. Hingga pukul 14.00, jumlah DPT yang masuk ke Pusat Tabulasi Nasional baru mencapai 11.501.159 suara.

Sementara itu, memgenai target data yang masuk ke Pusat Tabulasi Nasional maksimal 80 persen belum ada rencana akan diubah. "Kan sedari awal sudah ditentukan target maksimal 80 persen, kita masih berpegang pada hal itu," ujarnya.

Dikatakannya, KPU belum ada rencana untuk merevisi target perolehan data yang masuk ke Pusat Tabulasi Nasional. "Karena memang waktunya mendesak dan kita sadar tak akan bisa mencapai 80 persen target maksimal itu," jelasnya.