Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 07:38 WIB
Seekor Beruang Madu Diserahkan ke BKSDA Kalteng
Cyprianus Anto Saptowalyono | Selasa, 31 Maret 2009 | 14:19 WIB
|
Share:

Kompas/Khairina
Beruang madu (Helarctos malayanus) di Taman Wisata Bumi Kedaton (TWBK) Bandar Lampung kini sendirian setelah rekan sekandangnya mati awal Desember lalu. Beruang madu yang belum diberi nama itu mati setelah membentur- benturkan kepalanya ke jeruji kandang, diduga akibat stres.

TERKAIT:

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Seekor bayi beruang madu (Helarctos malayanus) berumur kurang dari setahun diserahkan pengelola usaha outbond Anak Himba di Palangkaraya kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah, Selasa (31/3).

"Beruang madu tersebut sebelumnya diserahkan masyarakat dari daerah Marang, Palangkaraya, kepada outbond Anak Himba. Pengelola tahu kalau itu hewan dilindungi, maka kemudian direkturnya menyerahkan beruang madu itu ke sini," kata Koordintor Flora, Fauna, dan Ekosistem Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) Franscisca SJM.

Franscisca menuturkan, beruang madu itu selanjutnya akan dititipkan. Alternatif tempat penitipan masih dikoordinasikan, yakni apakah ke Yayasan Borneo Orang Utan di Nyaru Menteng atau Yayasan Kalaweit.

Dalam setahun terakhir, dua ekor beruang madu yang diserahkan ke BKSDA Kalteng. Tahun lalu, seekor beruang madu usia tiga tahun asal Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, diserahkan ke BKSDA Kalteng yang selanjutnya dititipkan ke Nyaru Menteng.

Di Kalteng, beruang madu antara lain dijumpai di kawasan Taman Nasional Sebangau dan wilayah-wilayah yang masih berhutan. Jumlah populasi hewan yang doyan madu itu di Kalteng tidak diketahui secara pasti, karena belum ada penelitian mengenainya.