JAKARTA, KOMPAS.com — Palang Merah Indonesia (PMI) menurunkan 56.000 relawan Korps Sukarela (KSR) yang tersebar di Indonesia untuk memberikan pertolongan pertama dalam rangka Pemilu 2009 .
"Relawan kami akan siaga di setiap posko," kata Sekjen PMI Iyang D Iskandar, di sela Sosialisasi Pertolongan Pertama pada Pemilu 2009, di Hotel Bumikarsa Bidakara, Jakarta, Senin (16/3).
Lebih lanjut Iyang menuturkan, posko PMI telah siap mulai hari ini, baik di setiap markas PMI di seluruh Indonesia maupun di tempat-tempat yang diperkirakan akan berkumpul massa dalam jumlah besar. "Hari ini di Jakarta, yang jelas itu posko PMI ada di PRJ Kemayoran," ujarnya.
Berdasarkan pengalaman pemilu pada tahun -tahun sebelumnya, banyak peserta pemilu yang membutuhkan perawatan, bahkan harus dilakukan operasi. Seperti pingsan akibat kepanasan, kecelakaan jatuh dari motor atau mobil, gegar otak, dan patah tulang. "Tahun ini, kami sudah siap kemungkinan seburuk mungkin. Tiap-tiap posko kami tetap mobile dan ada kontak," tuturnya.
Selain itu, PMI juga menyiapkan 180 tenaga medis dan paramedis serta 310 unit ambulans tersebar di PMI Daerah dan Cabang di Indonesia. "Ambulans kita ada 310, dan 2 di antaranya sudah memiliki peralatan kengkap dan dapat dilakukan operasi dalam ambulans," ujarnya.
Lebih jauh Iyang mengatakan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam rangka pemilu ini, PMI Pusat membuka Call Center Posko PMI untuk Pemilu 2009 dengan nomor 021-33 777 777 selama 24 jam dan gratis.
Di sela acara sosialisasi ini, juga ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Ketua Umum PMI Mar'ie Muhammad dan peluncuran 10 armada ambulans PMI di lobi hotel. Hal ini sebagai simbolis pelaksanaan Pemilu Damai dan Beradab.
