CEPU, SELASA — Sebanyak empat sumur minyak Banyu Urip, Blok Cepu, di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, siap beroperasi.
Saat ini, pekerjaan yang dilakukan antara lain membersihkan dan mempersiapkan kepala sumur (well head) empat buah sumur minyak blok Cepu itu. "Pembersihan empat buah sumur minyak blok Cepu yang dikerjakan sejak November 2008 rampung akhir minggu pertama Maret ini," kata Manager Development Mobil Cepu Limited (MCL) Arti Soedarsono di Bojonegoro, Selasa (10/3).
Pembersihan empat buah sumur dilakukan secara berurutan dengan mempergunakan walk over rig atau rig mini mulai sumur Banyu Urip (BU) A4, BU A5, BU A1, terakhir BU A3. Pembersihan satu sumur minyak dilakukan selama satu bulan.
Selama melakukan pembersihan, telah dilakukan empat kali pembakaran. Dalam kegiatan ini warga yang ada di sekitar lapangan Banyu Urip tetap bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari.
Selain empat buah sumur minyak itu di lapangan Banyu Urip juga dipersiapkan dua buah sumur injeksi air dan gas.
Arti mengatakan, dengan rampungnya empat buah sumur minyak Banyu Urip, target produksi sumur minyak blok Cepu sebesar 20.000 barrel per hari sudah bisa dilakukan. Tetapi, lanjutnya, pelaksanaannya masih menunggu berbagai persiapan sarana pendukung lainnya, yaitu pipanisasi serta rampungnya pengerjaan pembangunan fasilitas produksi. "Kami targetkan tiga bulan lagi semua fasilitas siap," katanya.
Fasilitas produksi sumur minyak blok Cepu didirikan di Desa Gayam, Kecamatan Kalitidu, dibangun di atas tanah seluas 22 hektar dan pengerjaannya dimulai sejak enam bulan yang lalu.
Arti juga mengatakan, distribusi produksi minyak blok Cepu dilakukan menggunakan truk sejak 10 Desember lalu.
