GORONTALO, SENIN — Lantaran sang anak tertangkap basah oleh polisi saat menggunakan narkoba jenis sabu belum lama ini, Bupati Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) Ismet menyatakan perang terhadap narkoba, di kalangan pemerintah dan masyarakat setempat.
"Ini adalah pelajaran bagi saya sebagai orang tua, sekaligus sebagai bupati, bahwa benda haram ini bisa menyerang dan merugikan siapa saja. Mulai saat ini saya nyatakan perang terhadap narkoba," tandas Ismet di rumah dinas Bupati setempat, Kelurahan Tumbihe, Kabila, Provinsi Gorontalo, Senin.
Meski demikian, dia mengakui sebagai orangtua dirinya merasa cukup terpukul dengan tertangkapnya Zam, putra tertuanya, yang sedang berpesta narkoba bersama beberapa orang kawannya itu.
"Orangtua mana sih, yang mau anaknya jadi seperti itu? Namun, semua ini akan saya serahkan kepada aparat penegak hukum," kata dia.
Zam, putra Bupati Bonbol yang berprofesi sebagai kontraktor itu, digerebek polisi saat bersama tiga rekannya, yakni A, H, dan D, yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu di kantornya yang terletak di Kelurahan Liluwo, Kota Gorontalo, pada Jumat (6/3) malam pukul 19.30 Wita yang lalu.
Di dalam kantor pengguna narkoba itu, polisi juga menemukan satu paket sabu serta sebuah bong, pipet, dan aluminium foil yang digunakan untuk membakar sabu sebelum dipakai.
Sementara itu, Ismet mengatakan akan menyewa pengacara terkait dengan proses hukum putranya itu nantinya.

