MEDAN, SELASA — Sekitar seribu pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli sejak Selasa pagi menduduki Gedung DPRD Sumatera Utara di Medan.
Sekitar pukul 10.33 massa bahkan berhasil menerobos ruang rapat paripurna dewan ketika rapat paripurna dengan agenda pembahasan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah tengah berlangsung.
Ke dalam ruangan rapat paripurna mereka juga mengusung sebuah peti mati serta membawa sejumlah spanduk dan poster yang pada intinya menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Provinsi Tapanuli.
Akibat aksi massa tersebut, pimpinan dewan, termasuk Ketua DPRD Sumut H Abdul Aziz Agkat dan Sekdaprov Sumut RE Nainggolan, terpaksa harus diungsikan petugas ke tempat yang aman. Sampai berita ini diturunkan aksi massa di Gedung DPRD Sumut masih berlangsung.
