Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 23:24 WIB
Gerhana Tak Pengaruhi Gelombang Laut
Tri Wahono | Senin, 26 Januari 2009 | 17:01 WIB
|
Share:

OBSERVATORIUM BOSSCHA
Penampakan gerhana Matahari yang terlihat dari Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung sekitar pukul 16.00 WIB.

SURABAYA, SENIN - Gerhana matahari cincin yang terjadi Senin (26/1) siang hingga sore ini tidak mempengaruhi gelombang laut di perairan Indonesia. Peristiwa tersebut hanya mempengaruhi pasang-surut air laut di perairan Laut Jawa.

Demikian kata prakirawan cuaca Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim, Tanjung Perak, Surabaya, Supeno, Senin (26/1) sore. Namun sejauh ini, perairan di sebelah utara Jawa Timur sama sekali tidak terpengaruh dengan peristiwa gerhana matahari yang terjadi Senin sore mulai pukul 15.21 WIB hingga pukul 16.42 WIB itu.

"Gelombang Laut Jawa di utara Jawa Timur dan Samudera Indonesia di selatan Jawa Timur hari ini kondusif," kata Supeno.

Ketinggian gelombang Laut Jawa terutama di perairan utara Gresik hingga Pulau Bawean berkisar antara 0,2 meter hingga 1,5 meter. Sedangkan ketinggian gelombang Samudera Indonesia berkisar antara 1,3 meter hingga 2,5 meter, sehingga dinyatakan kondusif bagi aktivitas pelayaran.

Demikian pula dengan gelombang di Selat Bali yang relatif tenang dengan ketinggian 0,5 meter hingga 1,3 meter, Selat Lombok (0,8-1,5 meter), dan Selat Madura (0,2-0,5 meter).

Meski begitu, dia meminta nelayan dan nakhoda kapal mewaspadai cuaca pada malam hari yang diperkirakan akan terjadi hujan lebat dengan kecepatan angin berkisar antara 10 kilometer hingga 25 kilometer per jam.

Sumber :
Antara