Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 23:23 WIB
Pers Harus Bawa Rakyat ke Arah Lebih Baik
Elok Dyah Messwati | Kamis, 22 Januari 2009 | 20:01 WIB
|
Share:

JAKARTA, KAMIS - Jika dulu pers turut berjasa bagi lahirnya negara Indonesia melalui aktivis pers dan pergerakan pemuda. Kini pers juga harus ikut ambil bagian untuk menyadarkan dan membawa masyarakat ke arah yang lebih baik lagi.  

"Menjelang pemilu semua capres akan kampanye. Semua jelas mengampanyekan diri sebagai yang nomor satu. Karena itu pers bertugas menyadarkan masyarakat untuk memilih presiden yang tepat," kata Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara pada acara penjelasan mengenai pelaksanaan Hari Pers Nasional di Jakarta, Kamis (22/1).  

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia H Margiono menuturkan, berbekal etika profesi yang bertanggung jawab, pers harus terus berupaya meningkatkan pengertian dan pemahaman bahwa kemerdekaan pers hakikatnya memang harus diabdikan kepada kepentingan rakyat. Itulah sebabnya Freedom for Press layak untuk terus diperjuangkan pers nasional sebagai wujud tanggung jawab dan pengabdian kepada kepentingan rakyat, bangsa dan negara.

Karena itu Kemerdekaan Pers, dari dan untuk Rakyat ditetapkan sebagai tema Hari Pers Nasional 9 Februari 2009. Di tengah keadaan dunia yang masih bergolak, kondisi bangsa yang masih memprihatinkan serta fragmentasi permasalahan yang sangat beragam, maka keberpihakan rakyat harus menjadi pilihan.  

Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta terbukanya peluang setiap orang 'menjadi wartawan' melalui blog di internet perlu disikapi dengan cerdas dengan membuat rakyat juga menjadi semakin cerdas melalui informasi konstruktif dan kreatif media massa.

"Dengan adanya e-newspaper, kita mempertanyakan apakah blogger-blogger itu wartawan atau bukan? Kita harus bicarakan tentang citizen journalist itu, kata Djafar H Assegaf, dari Media Group.

Menurut Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2009 Marah Sakti Siregar, HPN akan berlangsung mulai tanggal 7-10 Februari 2009. HPN diselenggarakan oleh Dewan Pers, Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS), Serikat Grafika Pers (SGP), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Asosiasi Televisi Seluruh Indonesia (ATVSI) dan Asosiasi TV Lokal (ATVLI).  

Tiga acara yang akan digelar, yaitu Konvensi Media Massa Se Indonesia pada 8-9 Februari 2009 di Hotel Century Atlet Jakarta. Merupakan konvensi yang ke-6 yang diadakan dalam rangka HPN. Tema utama: Ekonomi Nasional di Tengah Krisis Ekonomi Global, Idealisme Pers di Tengah Canggihnya Teknologi Media dan Peran Media Dalam Menciptakan Pemilu Legislatif dan Pilpres 20 09 Secara Berkualitas.  

Juga bakti sosial donor darah dan gerak jalan pada 9 Februari 2009. Malam Pers Perjuangan 9 Februari 2009, merupakan malam puncak HPN 2009 yang akan diisi dengan penyerahan Anugerah Jurnalistik Adinegoro.