JAKARTA, RABU — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melakukan panen raya padi hibrida jenis Bernas Prima di Kampung Jeruk Nyelap, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Sukabumi, Rabu (12/11) pagi. Demikian keterangan resmi dari Biro Pers dan Media Rumah Tangga Kepresidenan.
Sebelumnya, Wali Kota Sukabumi Mokh Muslikh Abdussyukur mengatakan, kedatangan Presiden Yudhoyono merupakan bentuk penghargaan terhadap para petani, khususnya di Kota Sukabumi.
Menurut Muslikh, produktivitas padi hibrida jenis Bernas Prima dapat mencapai 16 ton per hektar, sedangkan anggota Divisi Marketing PTB Sumber Alam Sutera yang mengembangkan padi tersebut, Agus Suparwono, menyatakan, hasil panen raya yang melebihi normal bisa terjadi karena adanya penyuluhan kepada petani yang menggunakan benih tersebut.
"Keberhasilan panen raya yang dapat mencapai 16 ton per hektar dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain ketersediaan air, pupuk, SDM, dan benih unggul," katanya.
Agus Suparwono mengatakan, hasil panen padi jenis Bernas setelah dilakukan penimbangan rata-rata sebanyak 11-13 ton per hektar. Setiap hektarnya para petani hanya menebar benih 15 kilogram.
Selain dikembangkan di Sukabumi, padi tersebut juga dikembangkan di Lampung, Surabaya, dan Jawa Timur.
