PALEMBANG, KAMIS — Sebanyak 11 orang yang mengalami luka bakar saat memperbaiki tabung elpiji bersubsidi masih dirawat di Rumah Sakit Myria, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (16/10). Para korban adalah warga Desa Mainan, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.
Lima orang korban bernama Zainah, Mualimin, Zainal, Cik Ripin, dan Yopa mengalami luka bakar yang paling parah. Nama korban lainnya ada lah Ernawati, Faizal, Salamin, Fatima, Mulyadi dan salesman bernama Hendri. Faizal (21) mengatakan, musibah terjadi hari Rabu lalu sekitar pukul 15.00. Saat itu beberapa orang salesman mendatangi desa tersebut untuk memperbaiki tabung elpiji bersubsidi yang rusak.
Menurut Faizal, salah satu salesman memperbaiki tabung elpiji dengan cara melepas karet pengaman, memasang regulator untuk mengeluarkan gas, kemudian membalik tabung elpiji. Perbaikan dilakukan di dalam rumah Zainah. "Saat saya mau masuk ke rumah Zainah, saya mencium bau gas. Salesman mencoba menyalakan kompor kemudian api langsung menyambar seisi rumah, " kata Faizal.


