Laporan Wartawan Kompas, Samuel Oktora
LABUAN BAJO, SELASA - Sekitar 24 orang anggota Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat dan Perhimpunan Wartawan Flores hari ini, Selasa (19/2), berunjuk rasa dengan melakukan aksi damai ke markas Kepolisan Resor Manggarai Barat, kantor DPRD, dan kantor bupati.
Di masing-masing kantor instansi itu mereka berorasi menuntut agar kasus penganiayaan yang menimpa wartawan harian Pos Kupang, Yacobus Lewanmeru diusut tuntas. "Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini, dan juga polisi dapat memberikan perlindungan bagi wartwan dalam menjalankan tugas peliputan berita seperti di kawasan Manggarai," kata Sekretaris PWF, Bernadus Barat Daya saat berorasi di Labuan Bajo.
Di DPRD mereka diterima oleh Ketua DPRD Manggarai Barat, Mateus Hamsi. Hamsi mengatakan, bahwa lembaga itu akan membentuk panitia khusus (pansus) dan mengeluarkan pernyataan sikap. Hamsi juga menyatakan, bahwa besok direncanakan dari Dewan Pers Nasional terkait kasus ini akan turun langsung ke Labuan Bajo.
Sementara itu Wakil Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dulla ketika menemui pendemo menyatakan, bahwa pemda memberikan jaminan keamanan bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dulla juga mengatakan, pemda akan mengeluarkan pernyataan sikap untuk kasus penganiayaan yang menimpa Yacobus Lewanmeru supaya diusut tuntas.
