BOGOR, SENIN-Petugas keamanan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyerahkan dua senjata api rakitan yang mereka sita dari seorang laki-laki yang melintas di pos jaga mereka di Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Minggu malam.
"Itu senpi rakitan, satu pucuk menyerupai revolver satu lagi menyerupai pistol. Amunisnya ada 10 butir," kata Kepala Satuan Intelejen Keamanan Kepolisian Polres Bogor Ajun Komisaris Asep Abdullah, Senin (11/2).
Menurut Asep, pemilik senjata ap i ilegal itu melarikan diri ketika petugas Antam tengah memeriksa tas-tas warga yang melintas di sana. Warga masyarakat yang akan ke Kampung Goha di Pongkor, memang akan melintas di lahan milik Antam.
Sehingga, di pos penjagaan perusahaan pertambangan emas itu, setiap tas atau bawaan mereka akan diperiksa petugas setempat. "Kami sudah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan ke pemukiman warga di Kampung Goha, namun tidak ada satu pun warga yang mengenali laki-laki tersebut. Diduga laki-laki pemilik atau pembawa senjata ilegal itu pendatang, bukan warga setempat. Apakah dia gurandil (penambang liar) atau bukan, belumbisa dipastikan karena belum tertangkap," katanya. (RTS)
